Oleh Eka Arie Sandy

LINGGA – Polemik proyek semenisasi di Desa Kuala Raya terus memicu kecaman dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat setempat, Suryadi Hamzah, kini angkat bicara, melontarkan kritik keras kepada kontraktor dan konsultan pengawas proyek yang dinilai tidak profesional.

Suryadi Hamzah

​Dalam pernyataannya, Suryadi Hamzah menilai kontraktor pelaksana pekerjaan jalan tersebut “tidak kualifaid” dan tidak layak. “Terlihat pekerjaannya asal jadi, tidak berkualitas,” ujarnya.

​Ia menambahkan, keteledoran dalam pengerjaan juga merupakan tanggung jawab konsultan pengawas. “Verifikasi yang dilakukan konsultan pengawasnya tidak berjalan dengan baik. Konsultan pengawas itu paling bertanggung jawab atas dugaan keteledoran dalam pekerjaan itu, karena mereka dibayar oleh negara untuk bekerja dengan baik,” tegasnya.

​Suryadi juga mengingatkan semua pihak bahwa proyek ini didanai oleh uang rakyat. “Mereka harus ingat, itu proyek didanai negara melalui uang rakyat, dari duit pajak rakyat, mereka harus sadar, mereka wajib bertanggung jawab atas uang negara itu, jangan dibuat sembarangan, hati-hati menggunakan uang rakyat itu,” imbuhnya.

​Menyusul sikap dingin dari pihak terkait, Suryadi Hamzah menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia memastikan akan membawa masalah ini ke jalur hukum.

​”Kalau mereka tidak merespon baik atas protes yang saya lakukan ini, saya pastikan persoalan ini akan saya bawa ke ranah hukum,” ancamnya. “Selain kepada APH (Aparat Penegak Hukum), saya akan sampaikan masalah ini kepada Ombudsman, biar semuanya jadi terang benderang.”

Baca juga:

Dianggap Langgar UU Keterbukaan Informasi Publik, Ketua Projo Lingga Minta Gubernur Ansar Ahmad Copot Kabid PSU Dinas Perkim

Jawab Laporan Warga, Dinas Perkim Kepri Bungkam di Depan Masyarakat Soal Dokumen Proyek Jalan Kuala Raya

Tak Lagi Sabar, Warga Resmi Laporkan Proyek Jalan ‘Abal-abal’ ke Dinas Perkim dan Beri Peringatan Keras

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *