TANJUNGPINANG – Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang kini tak sekadar menjadi tempat bersantai. Setiap akhir pekan, kehadiran komunitas Kata Halaman memberikan warna baru melalui lapak baca buku dan area mewarnai gratis yang mulai mencuri perhatian warga setempat.
Gerakan ini dinilai menjadi oase literasi di tengah dominasi gawai. Sindy Cristina, salah seorang pengunjung, mengapresiasi konsep terbuka yang diusung Kata Halaman. Menurutnya, suasana ramah yang ditawarkan membuat siapa pun merasa nyaman untuk singgah.
”Lapak baca ini menjadi ruang yang sangat inklusif. Kita bisa membaca dengan santai di ruang terbuka, suasananya ramah, dan sangat menyambut siapa saja,” ujar Sindy. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan cara yang jauh lebih berkualitas dalam menghabiskan waktu luang.
Hal senada diungkapkan oleh Devan Novriyandra. Ia menyoroti pemilihan lokasi yang strategis sebagai daya tarik utama.
”Membaca buku sembari menikmati pemandangan laut adalah nuansa baru di Tanjungpinang. Ini sangat efektif menarik minat orang yang tengah lalu lalang untuk sekadar mampir dan membaca,” jelas Devan.
Lebih dari sekadar perpustakaan jalanan, Kata Halaman kini bertransformasi menjadi titik temu bagi masyarakat yang memiliki kegemaran serupa dalam dunia literasi. (Arsih)







