LINGGA (gebraknusantara.id) – Memasuki puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Satpolairud Polres Lingga memperketat pengawasan di sejumlah dermaga utama di Kabupaten Lingga. Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut seperti Kapal Ferry cepat maupun Kapal Roro.
Kapolres Lingga melalui Kasat Polairud, Iptu Lundu Herryson, mengimbau seluruh calon pemudik untuk disiplin mematuhi regulasi baru dalam bertransportasi umum. Menurutnya, kesadaran penumpang adalah kunci utama kelancaran arus mudik tahun ini.
Integrasi Data dan Protokol Kesehatan
Iptu Lundu menekankan bahwa sistem administrasi kini lebih terintegrasi. Penumpang diwajibkan menggunakan NIK sebagai identitas tunggal dalam pemesanan tiket. Selain itu, validasi data melalui aplikasi “SatuSehat Mobilitas” harus sudah dilakukan maksimal dua minggu sebelum keberangkatan.
”Kami ingatkan kepada masyarakat agar memastikan datanya tervalidasi. Untuk beberapa moda pendukung, verifikasi biometrik atau face recognition juga mulai diterapkan. Ini demi keamanan bersama,” ujar Iptu Lundu.
Selain administrasi, aspek kesehatan tetap menjadi prioritas. Penumpang diharapkan tetap menjaga kebersihan diri, membawa hand sanitizer, dan menggunakan masker cadangan jika merasa kondisi fisik kurang fit.
Etika Bawaan dan Keamanan di Atas Kapal
Kerap kali, kepadatan penumpang di kapal memicu ketidaknyamanan akibat barang bawaan yang berlebihan. Terkait hal ini, Kasat Polairud meminta penumpang untuk:
- Mematuhi kapasitas bagasi dan tidak membawa barang berbau menyengat.
- Menjaga etika perjalanan dengan tidak merokok di sembarang tempat, menggunakan earphone saat mendengarkan musik, serta tidak berdiri di area pintu/selasar kapal yang dapat mengganggu akses evakuasi.
- Waspada terhadap tindak kriminal dengan tidak menggunakan perhiasan mencolok dan menyimpan dokumen penting di tas kecil yang mudah dijangkau.
Kondisi Fisik dan Keselamatan Pelayaran
Mengingat perjalanan laut di Kepulauan Riau sangat bergantung pada kondisi cuaca, Iptu Lundu menghimbau pemudik untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
”Pastikan fisik sehat sebelum berangkat, siapkan obat-obatan pribadi. Kami juga meminta masyarakat tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas di lapangan jika terjadi antrean atau keterlambatan jadwal keberangkatan akibat faktor cuaca,” tambahnya.
Sebagai putra daerah yang peduli akan keselamatan warga Lingga, jurnalis gebraknusantara.id, Eka Arie Sandy, terus memantau pergerakan arus mudik di titik-titik krusial guna memastikan informasi edukatif ini sampai ke tangan masyarakat luas.







