Ramp Door Pelabuhan Roro Jagoh Rusak Parah: Kelalaian yang Mengancam Nyawa dan Kritik Pedas LAMI Kepri

Lingga, 3 Juni 2025 – Kondisi ramp door Pelabuhan Roro Jagoh di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, masih memprihatinkan hingga hari ini. Lubang besar di struktur jalur penyeberangan kapal roro itu mengancam keselamatan pengendara dan menurunkan kualitas pelayanan pelabuhan. Padahal, fasilitas ini menjadi penghubung vital untuk rute Kuala Tungkal, Batam, Tanjung Pinang, dan Penarik Lingga .

Kronologi Kerusakan dan Dampaknya

Kerusakan ramp door disebabkan insiden truk pengangkut barang terbalik beberapa tahun lalu. Hingga kini, lubang-lubang di permukaannya hanya ditambal seadanya dengan plat besi, drum tipis, dan tali kapal. Pengendara terpaksa ekstra hati-hati karena risiko muatan tercebur atau kendaraan terperosok. Sopir pickup, Rendi, mengungkapkan kekhawatirannya: “Kami lewat di atas jalan itu merasa khawatir. Lihat saja sendiri, kondisinya keropos dan berlubang”.

Kerusakan ditambal dengan alat seadanya

Bahkan, Anton seorang sopir truk menceritakan pengalaman pahitnya: “muatan semen yang dibawanya terjatuh ke laut” saat melintasi ramp door rusak dalam perjalanan dari Singkep ke Daik . Insiden serupa pernah menyebabkan truk terperosok dan membutuhkan waktu berjam-jam untuk dievakuasi .

Respons Dinas Perhubungan dan Upaya Sementara

Kepala Dishub Lingga, Hendry Efrizal, mengakui kerusakan ini akibat faktor alam dan muatan kendaraan yang berlebihan. Meski perbaikan permanen belum tuntas, pihaknya melakukan langkah antisipatif:
1. Menutup lubang dengan plat besi dan drum.
2. Mengawasi ketat kapasitas muatan kendaraan ekspedisi.
3. Proses penunjukan kontraktor untuk perbaikan permanen masih berjalan, dengan anggaran yang telah diusulkan .

Dishub juga menyatakan bahwa rehabilitasi ramp door telah memasuki tahap uji coba sejak akhir 2021, termasuk uji kelayakan untuk kapal Roro Paray rute Jagoh-Penarik. Namun, hingga Juni 2025, hasilnya belum maksimal.

 

Kritik Tajam LSM LAMI Kepri

Datok Agus Ramdah, Ketua Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kepulauan Riau, menyoroti kelambanan penanganan ini sebagai bentuk abai terhadap keselamatan publik:

“Pemerintah lalai mengutamakan nyawa warga. Ramp door rusak bertahun-tahun hanya ditambal darurat, sementara proyek mangkrak di samping pelabuhan dan jalan berlubang di sekitar pelabuhan jadi bukti tumpang-tindih kebijakan. Kami mendesak audit menyeluruh terhadap anggaran perbaikan dan transparansi proses tender!”

Agus Ramdah Ketua LAMI Kepri

Agus juga menekankan bahwa pelabuhan ini merupakan urat nadi logistik masyarakat Lingga. Kelalaian memperbaikinya berpotensi mengganggu distribusi barang, terutama jelang momen strategis seperti mudik Lebaran .

Dampak Operasional dan Solusi Mendesak

Meski ramp door rusak, Pelabuhan Roro Jagoh tetap beroperasi. Namun, frekuensi pelayaran ke Batam dan Jambi sempat dikurangi dari dua menjadi satu kali per minggu . Dishub Lingga mengimbau sopir angkutan barang untuk tidak membawa muatan berlebih mencegah kerusakan lebih parah .

Di tengah kompleksnya perbaikan ramp door, jalan menuju Pelabuhan Penarik di Daik Lingga juga rusak parah. Kondisi ini memicu aksi gotong royong sopir lori yang menyewa alat berat secara swadaya .

Tuntutan Masyarakat dan Harapan Ke Depan

Warga dan pengguna jasa pelabuhan mendesak:
Percepatan perbaikan permanen ramp door.
Penegakan aturan muatan dengan pengawasan lapangan ketat.
Koordinasi lintas-dinas untuk menyelesaikan masalah infrastruktur pelabuhan secara holistik .

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu penyelesaian rehabilitasi ramp door. Masyarakat Lingga berharap insiden seperti semen tercebur atau truk terperosok tidak terulang, dan keselamatan menjadi prioritas utama.

(Eka Arie Sandy)

Latest News
Advertise