Lingga — Dengan Kenduri Budaya di depan mata, Dinas Kebudayaan Lingga memasuki fase promosi masif pada Agustus 2025, berfokus pada penarikan wisatawan dan penonjolan warisan budaya otentik. Pemasaran difokuskan pada tradisi pembukaan: Makan Sehidang Berlima, sebuah Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) asli Kabupaten Lingga.   

Makan Sehidang Berlima akan menjadi pembuka penuh makna yang digelar di Replika Istana Damnah. Pemanfaatan WBTB otentik ini secara strategis memposisikan Kenduri Lingga sebagai festival yang kaya akan identitas Melayu yang mendalam, memperkuat narasi Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu, berbeda dari promosi pariwisata di kabupaten/kota Kepri lainnya.   

Promosi juga menyoroti aspek ekonomi event. Selain kompetisi seni, Kenduri Budaya menyediakan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk, memastikan event ini tidak hanya merayakan seni tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *