Lingga — Kabupaten Lingga mencapai puncak kegiatan budayanya dengan suksesnya penyelenggaraan Kenduri Budaya Lingga Tahun 2025, yang berlangsung dari 18 hingga 20 September di Lapangan Hang Tuah. Perhelatan ini merupakan bukti optimalisasi sinergi antara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Riau–Kepri dan Pemerintah Kabupaten Lingga.   

Kenduri Budaya dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Novrizal pada 19 September 2025, yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut yang dinilai krusial untuk melestarikan budaya lokal. Rangkaian acara yang padat meliputi lomba tradisi (Silat, Zapin), pertunjukan seni murni, pameran budaya, dan partisipasi musisi internasional, yang semuanya berhasil menarik antusiasme masyarakat Daik.   

Penutupan Kenduri Budaya oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, H. Armia, pada 20 September 2025, menegaskan bahwa acara ini adalah momentum penting untuk memperkokoh nilai-nilai adat dan menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Melayu. Keberhasilan logistik dan tingginya tingkat partisipasi menegaskan bahwa Disbud Lingga berhasil menunaikan mandat pemanfaatan budaya untuk mendorong potensi pariwisata daerah.

Detail kolaborasi yang mendukung suksesnya event ini adalah sebagai berikut:

Tabel 1: Analisis Kolaborasi Lintas Sektor Kenduri Budaya Lingga 2025

Pihak Kolaborator Peran Kunci Manfaat Strategis bagi Lingga Sumber Kunci
Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IV Penaja Utama, Kurasi Program, Pendanaan Eksternal Peningkatan Standar Kualitas dan Jangkauan Regional 9
Pemerintah Kabupaten Lingga (Disbud) Koordinator Lokal, Fasilitasi Lokasi (Daik), Dukungan SDM Memastikan Kesesuaian Program dengan Visi Daerah 9
Pelaku UMKM Lokal Penyedia Produk Lokal, Stand Pameran Integrasi Budaya dengan Peningkatan Ekonomi Rakyat 4
Musisi Internasional (Roslan Madun) Penampil Kunci Peningkatan Citra dan Daya Tarik Wisata Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *