Lingga — Pada bulan April 2025, Dinas Kebudayaan Lingga mengintensifkan program pembinaan kesenian tradisional yang bertujuan mencapai desentralisasi budaya. Disbud menurunkan tim ke desa-desa, mereplikasi program sukses yang berfokus pada pembinaan keterampilan esensial, yaitu Musik Tradisional Kompang dan Tari Persembahan.
Program ini difokuskan untuk membentuk atau memperkuat kelompok sanggar seni yang bertanggung jawab secara mandiri atas kelangsungan dan pengelolaan seni budaya di tingkat lokal. Pemilihan Tari Persembahan dan Kompang sangat strategis, karena kedua seni ini berfungsi sebagai identitas penyambutan adat istiadat Melayu. Kepala Dinas Kebudayaan menekankan bahwa dengan adanya sanggar seni yang kompeten, desa-desa, termasuk di wilayah pemekaran, akan memiliki tim siap tampil untuk menyambut tamu atau menyelenggarakan kegiatan senibudaya lokal.
Pembinaan di tingkat komunitas ini juga merupakan strategi awal untuk mempersiapkan talent pool lokal. Sanggar-sanggar yang dilatih diharapkan dapat berpartisipasi dalam kompetisi tradisi pada Kenduri Budaya Lingga , menjadikannya investasi SDM yang mendukung agenda pemanfaatan budaya dan pariwisata yang akan memuncak di bulan September. Langkah ini menegaskan komitmen Disbud untuk memastikan bahwa ide-ide kreatif berbasis tradisi lokal dapat terus tumbuh dan tidak hanya tinggal kenangan.