Lingga — Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga mengakhiri tahun 2025 dengan menyusun Laporan Kinerja Tahunan, yang merefleksikan capaian dan tantangan utama. Secara keseluruhan, tahun 2025 dinilai sukses dalam mengimplementasikan aspek pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan.

Capaian terpenting adalah keberhasilan total Kenduri Budaya Lingga , yang didukung oleh kolaborasi kuat dengan BPK Wilayah IV , serta pengamanan dukungan politik berupa penetapan kebudayaan sebagai Pilar 5 RKPD 2026. Selain itu, investasi dalam SDM digital  dan program pembinaan sanggar seni di desa  telah meletakkan fondasi yang kokoh untuk regenerasi seniman tradisional.   

Namun, laporan ini menyoroti kesenjangan signifikan dalam aspek pelestarian dokumentasi dan kearsipan. Meskipun Gedung Arsip dan Ruang Pamer amat sangat dibutuhkan untuk mengamankan arsip budaya Melayu , realisasinya belum dapat dicapai selama tahun 2025. Penundaan ini menunjukkan adanya risiko jangka panjang terhadap pelestarian warisan tak benda yang tidak terdokumentasi dengan baik, di tengah fokus yang lebih besar pada proyek fisik dengan dampak pariwisata langsung.   

Laporan akhir tahun merekomendasikan penggunaan dukungan kebijakan (Pilar 5 RKPD 2026) dan momentum kesuksesan event 2025 sebagai modal politik untuk memprioritaskan anggaran pembangunan Gedung Arsip di awal tahun 2026. Hal ini untuk memastikan bahwa Disbud Lingga dapat menjalankan seluruh tugas pokok dan fungsinya secara seimbang, antara merayakan warisan dan mengamankan dokumentasi sejarahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *