Lingga – Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lingga pada season ketiga sedikit memanas. Suasana memanas ketika Calon Bupati dan Wakil Bupati Paslon, Alias Wello-Muhammad Ishak (AWe-BISA), Alias Wello meminta Paslon Muhamamd Nizar-Novrizal mengklarifikasi rekaman video tentang “bagi-bagi duit APBD” yang kini viral di masyarakat.
“Dalam konteks tata kelola pemerintahan yang bersih kami ingin Paslon Nomor urut 1 (Nizar-Novrizal) mengklarifikasi rekaman video yang saat ini beredar tentang “bagi-bagi duit APBD” karena kami kita semua tidak ingin berburuk sangka atas rekaman tersebut,” kata Alias Wello saat diberi kesempatan untuk bertanya.
Alias Wello juga menjelaskan, dengan klarifikasi yang diberikan diharapakan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa sistem pemerintahan Pemkab Lingga berjalan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau pemberitaan tentang hal ini adalah adalah fitnah. Kenapa tidak ada upaya untuk counter atau klarifikasi. Karena Pemerintahan yang tidak bersih dan ada unsur KKN akan merugikan masyarakat,” kata Alias Wello.
Menanggapi hal ini, calon Bupati Paslon nomor 2, Muhammad Nizar sedikit enggan memberikan jawaban. Menurutnya, pertanyaan yang disampaikan diluar konteks debat yang sedang berlangsung.

“Pertanyaan yang disampaikan diluar tema debat. Namun kami pastikan bahwa isi rekaman adalah rekaman antar pimpinan dan masih dalam konteks yang wajar,” kata Nizar.
Nizar juga mengungkapkan, rekaman yang beredar merupakan dokumen Pemerintahan yang jika ditelusuri akan membuat ribut dan stabilitas daerah. “Kami enggan menanggapi persoalan seperti itu, penyampaian dalam debat bukan untuk menyerang sana sini. Namun. Kalau ada unsur fitnah aku tidak tinggal diam,” tegas Nizar.
Selanjutnya, Nizar tidak mengambil kesempatan yang diberikan untuk memperjelas pertanyaan dari Alias Wello ya g menyangkut rekaman yang menjadi viral tersebut.