Lingga — Sebagai bentuk komitmen terhadap Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Lingga, Dinas Kebudayaan pada Maret 2025 memfokuskan program tindak lanjut untuk memastikan keberlanjutan kriya khas daerah, khususnya Tudung Manto. Produk budaya ini, yang telah diakui sebagai WBTB, sangat diminati oleh masyarakat.
Disbud bertanggung jawab untuk mengintegrasikan pengerajin baru hasil pelatihan yang diselenggarakan sebelumnya (bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja) ke dalam ekosistem budaya dan ekonomi daerah. Langkah ini adalah implementasi nyata dari visi pembangunan yang berfokus pada peningkatan produktivitas ekonomi berbasis sektor unggulan. Pelestarian Tudung Manto tidak lagi hanya dilihat sebagai transmisi keterampilan semata, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Dengan Kenduri Budaya yang semakin mendekat, Disbud mulai mempersiapkan pengerajin Tudung Manto untuk berpartisipasi aktif dalam pameran UMKM yang akan digelar sebagai bagian dari acara utama di September. Upaya ini memastikan bahwa warisan budaya lokal dapat diangkat secara maksimal dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.