Oleh: Eka Arie Sandy

LINGGA – Harapan masyarakat Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, untuk memiliki infrastruktur perikanan yang mumpuni segera menjadi kenyataan. Program strategis Pemerintah Pusat, Kampung Nelayan Merah Putih, dipastikan akan segera menyentuh desa yang berada di Kabupaten Lingga ini.

​Kepastian ini diperkuat dengan dilaksanakannya survei lokasi pada Sabtu, 7 Februari 2026. Peninjauan lapangan ini dihadiri langsung oleh tim teknis dari Jakarta, Kepala Dinas Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lingga, yang didampingi penuh oleh jajaran Pemerintah Desa Posek.

Baca juga: Apresiasi Langkah Cepat ULP PLN Dabo Singkep, APDESI Merah Putih: Harapan Baru bagi Warga Pulau Besi

​Perjuangan Panjang Mencari Lahan Strategis

​Realisasi program ini bukanlah perkara instan. Selama tiga tahun terakhir, Kepala Desa Posek, Azman bersama jajaran Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berjibaku melakukan pemetaan dan pencarian lahan yang tepat.

​Setelah melalui berbagai dinamika, tim gabungan akhirnya menyepakati satu lokasi yang dinilai sangat strategis. Penilaian ini pun diamini oleh Kepala Dinas Perikanan Provinsi yang menganggap titik tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan kawasan pesisir.

Baca juga: Buka Suara Soal Proyek Desa, Kades Suak Buaya: Dana Lapangan Tahap Dua di-SiLPA-kan

​”Kami sangat menyambut baik program ini. Ini adalah penantian kami selama tiga tahun. Pemdes dan BPD sudah berusaha keras mencari lahan terbaik, dan syukurlah hari ini tim dari pusat dan provinsi sudah turun langsung melihat lokasinya,” ujar Azman, Kepala Desa Posek di sela-sela kegiatan survei.

 

​Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

​Program Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik semata. Bagi masyarakat Desa Posek, proyek ini adalah angin segar bagi roda ekonomi lokal. Fokus utama dari pembangunan ini adalah:

​Pemerintah Desa Posek berharap agar program ini dapat segera terealisasi tanpa hambatan berarti. Dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi diharapkan menjadi kunci utama dalam mengubah wajah desa menjadi lebih mandiri dan sejahtera.

Baca juga: Tok Agus Ramdah Sebut Klarifikasi Kades Suak Buaya Hanya Alibi: “Itu Proyek Mangkrak!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *