Oleh Eka Arie Sandy
LINGGA – Politeknik Lingga mengambil langkah strategis dengan meluncurkan program kerja sama pendidikan dan magang di Korea Selatan. Inisiatif ini disambut baik oleh Pendiri Politeknik Lingga, H. Alias Wello, yang melihat program ini sebagai solusi cerdas untuk tantangan lapangan kerja di Lingga.
Melalui kerja sama dengan pengusaha asal Korea Selatan, Mr. Kim Seung Eun, Politeknik Lingga akan menanggung penuh biaya keberangkatan 50 mahasiswa terpilih. Program ini dijadwalkan akan memberangkatkan para mahasiswa pada akhir tahun, tepatnya di bulan Desember ini.
”Ini kesempatan emas bagi anak-anak muda kita. Kita tidak bisa lagi hanya menunggu lapangan kerja datang, tapi kita harus menciptakan kesempatan itu sendiri,” kata H. Alias Wello dengan penuh semangat. “Politeknik Lingga akan menanggung semua biayanya. Pokoknya, kita pastikan mereka sampai di Korea dengan modal ilmu dan semangat yang kuat!”
Program ini dirancang tidak hanya untuk magang, tapi juga membuka jalan bagi para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selama enam bulan pertama, mereka akan mendapatkan kursus bahasa Korea intensif. Setelah itu, bagi yang berprestasi, ada kesempatan untuk kuliah sambil bekerja paruh waktu.
”Program ini jawaban dari kebuntuan kita selama ini. Mahasiswa kita tidak hanya dapat pengalaman kerja, tapi juga bisa punya penghasilan untuk bantu keluarga,” tambah Alias Wello. “Kami optimis, mereka akan kembali ke Lingga sebagai generasi yang punya visi global dan membawa perubahan positif.”
Mr. Kim Seung Eun menjelaskan bahwa program ini terbukti sukses bagi banyak anak muda Indonesia. Dengan mengantongi visa pelajar, mereka bisa melanjutkan pendidikan sambil bekerja paruh waktu.
”Kami akan bantu mereka mengurus visa dan mencari pekerjaan paruh waktu. Sudah banyak yang berhasil lulus S-1 lewat program ini,” ujar Mr. Kim. “Bahkan, kalau berhasil sampai lulus sarjana, Pemerintah Korea akan memberikan visa E-7 yang memungkinkan mereka membawa orang tua ke Korea. Ini kesempatan luar biasa!”
Ke depannya, Politeknik Lingga juga berencana untuk menjalin kerja sama di bidang pertanian dengan pemerintah setingkat provinsi di Korea. Tujuannya, untuk membawa teknologi pertanian modern ke Lingga dan memajukan sektor agrikultur di daerah.
”Bayangkan, kita bisa adopsi teknologi pertanian canggih dari Korea. Kita bawa ilmunya ke sini, dan kita kembangkan pertanian Lingga jadi lebih maju,” tutup Alias Wello dengan mata berbinar. “Ini bukan cuma soal mengirim mahasiswa, tapi juga membuka pintu masa depan yang lebih cerah untuk Lingga.”
Baca Juga:
Politeknik Lingga Gagas Program Magang dan Kuliah di Korea Selatan
Korupsi Jembatan Mangkrak: Setelah Kontraktor dan PPK, Jaksa Buru Aktor Intelektual?
Misteri di Balik Kunjungan Direktur TAI: Janji Semu atau Bukti Nyata?