Oleh Eka Arie Sandy
Tanjungpinang, 10 Desember 2025 – Partai Perindo Kota Tanjungpinang secara resmi melancarkan protes dan desakan keras kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera bertindak mengatasi stagnasi ekonomi dan melambungnya harga kebutuhan pokok di Tanjungpinang. Desakan ini disampaikan oleh kedua narasumber melalui sambungan telepon kepada wartawan.
📉 Laporan Langsung dari Lapangan: Sembako Stagnan, Daya Beli Menurun
Aman Simatupang, Ketua Bidang Komunikasi Publik Partai Perindo Tanjungpinang, melaporkan kondisi darurat yang ia temukan di lapangan melalui telepon:
- Kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, bawang merah, cabai, dan lainnya mengalami stagnasi pasokan karena biasanya didatangkan dari Batam.
- Akibatnya, harga melambung tinggi, sementara daya beli masyarakat semakin menurun.
Simatupang juga mengkritisi kebijakan Pemerintah Pusat yang melakukan efisiensi anggaran terhadap daerah, yang dinilai tidak memahami keadaan ekonomi daerah. Ia menekankan kondisi geografis Kepulauan Riau (Kepri) yang mayoritas (90%) adalah lautan, menjadikannya tidak mungkin untuk berswasembada pangan.
🤝 Dukungan dan Desakan Ketua Partai Tan Edi
Dukungan dan desakan serupa disampaikan oleh Tan Edi, Ketua Partai Perindo Kota Tanjungpinang, juga melalui sambungan telepon.
”Saya sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Bapak Aman Simatupang karena beliau turun langsung di lapangan,” ujar Tan Edi, memberikan dukungan penuh atas temuan di lapangan.
Tan Edi kemudian mendesak secara langsung:
- ”Saya mohon Pemerintah setempat, terutama Kota dan Provinsi serta jajarannya, segera memperbaiki keadaan tersebut,” tegasnya.
🚨 Seruan Tindakan Cepat kepada Instansi Terkait
Perindo Tanjungpinang mendesak instansi-instansi terkait, termasuk Bea Cukai, Disperindag Provinsi, dan Disperindag Kota untuk segera turun tangan memperbaiki dan mengatasi situasi buruk yang terjadi di Tanjungpinang.
Perindo menyerukan agar semua pihak bersama-sama memperbaiki situasi darurat ini.



