KLARIFIKASI RSUD RAT: AC Tidak Mati Total, Klaim Rusak 3 Minggu Dibantah!

Oleh Eka Arie Sandy

Tanjungpinang, 22 Oktober 2025 – Menanggapi pemberitaan mengenai kondisi fasilitas di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau yang disebut “memprihatinkan” akibat AC yang mati total selama tiga minggu, pihak manajemen rumah sakit akhirnya angkat bicara. RSUD RAT memberikan klarifikasi, membantah narasi bahwa pendingin udara sepenuhnya tidak berfungsi dan menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil.

​AC Berfungsi Sebagian, Perbaikan Total Terkendala Usia Jaringan

​Seorang pejabat teknis RSUD Raja Ahmad Tabib menjelaskan bahwa sistem pendingin udara di rumah sakit tidak mati total seperti yang diberitakan, melainkan masih berfungsi sebagian.

​”AC hidup, hanya saja dari beberapa mesin pendingin yang besar, saat ini yang aktif tinggal satu,” jelas pejabat teknis tersebut.

​Pihak RSUD mengakui bahwa efektivitas pendinginan memang menurun drastis. Masalah utama terletak pada usia pipa dan jaringan AC sentral yang sudah tua, sehingga membuat rumah sakit harus merencanakan perbaikan total dan peremajaan jaringan pipa pada tahun anggaran mendatang.

​Solusi Sementara: Pemasangan AC Split Menunggu APBD-P

​Menanggapi keluhan pasien terkait suhu ruangan yang panas, RSUD RAT mengklaim telah menyiapkan solusi jangka pendek. Rumah sakit menyebutkan telah merencanakan pemasangan AC split di seluruh ruangan sebagai tindakan sementara untuk memastikan kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan.

​”Proses pengadaan sempat tertunda karena kami harus menunggu pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD Perubahan), namun saat ini sudah dalam tahap proses dan diharapkan minggu depan AC split mulai terpasang,” ungkapnya.

​Pihak rumah sakit menegaskan bahwa semua langkah perbaikan dan pengadaan yang dilakukan telah mengikuti regulasi dan prosedur keuangan daerah.

​“Kami mohon pengertian masyarakat. Semua langkah yang kami ambil tetap sesuai regulasi dan prosedur keuangan daerah. Jadi, tidak benar jika dikatakan rumah sakit membiarkan kondisi tanpa solusi,” tambahnya.

​Manajemen: Proses Perbaikan Berjalan Sesuai Aturan

​Klarifikasi ini secara langsung membantah tudingan aktivis dan organisasi pers sebelumnya yang menuduh rumah sakit membiarkan kondisi memprihatinkan tanpa ada tindakan. Manajemen RSUD RAT menekankan bahwa seluruh proses perbaikan dan pengadaan telah berjalan sesuai aturan dan rencana anggaran yang berlaku, meskipun memerlukan waktu karena terikat pada mekanisme penganggaran pemerintah daerah.

​Meskipun demikian, publik tetap menantikan realisasi pemasangan AC split yang dijanjikan dalam minggu depan, mengingat kenyamanan dan proses pemulihan pasien di RSUD RAT menjadi prioritas utama saat ini.

Sebelumnya>> RSUD Raja Ahmad Tabib Memprihatinkan, AC Mati 3 Minggu: Pelayanan Kesehatan Terancam!

Latest News
Advertise