Lingga – H. Alias Wello Calon Bupati nomor urut 02 Pilkada Lingga Tahun 2024 dalam kampanye dialogis di lapangan voli Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat menyatakan komitmen pembangunan jalan Tanjung Baru Desa Bakong menjadi lebih layak, Minggu (03/11/2024).

Dalam kesempatan tersebut Alias Wello mengatakan pemberitaan sesat yang menyebut bahwa Beliau pernah membuat janji palsu di tahun 2015 lalu tidak mempengaruhi tekadnya untuk tetap memperhatikan semua pembangunan infrastruktur diseluruh Kabupaten Lingga termasuk Desa Bakong.

“Walaupun kemarin ada oknum yang tidak bertanggung jawab telah menyebar fitnah tentang saya, dibilang saya mengingkari janji saya di tahun 2015 lalu untuk membuka jalan dari Pasir Bulan ke Tanjung Baru. Padahal masyarakat Desa Bakong telah menyaksikan sendiri bahwa memang jalan itu telah kita kerjakan”, ungkapnya.

Namun menurutnya, dalam momen Pilkada seperti kali ini dia sudah biasa menghadapi hal seperti itu sudah sangat biasa terjadi, tak jarang lawan politik beliau menggunakan cara-cara kotor seperti membuat fitnah kepadanya sering dilakukan.

“Saya tidak pernah mempermasalahkan jika dalam kepemimpinannya banyak di kritik, namun kalau difitnah tidak akan pernah saya biarkan. Masyarakat juga bisa menilai mana yang benar”, terangnya.

“Alhamdulillah, dengan banyaknya masyarakat Desa Bakong yang hadir pada kegiatan yang kami gelar kali ini menunjukkan bahwa kabar itu tidak benar. Saya juga yakin warga Desa Bakong dapat menilai kinerja saya dahulu”, paparnya.

Lebih jauh Alias Wello berkomitmen jika diamanahkan dalam memenangkan pemilihan Bupati tahun 2024 akan kembali melanjutkan pembangunan jalan tersebut sehingga lebih baik untuk kepentingan masyarakat.

“Silahkan rekam pernyataan saya ini, jalan Pasir Bulan ke Tanjung Baru InshaAllah akan kita tuntaskan, sebab itu benar-benar menyisakan menjadi beban bagi saya pada kepemimpinan yang lalu, Tapi saya sudah menunaikan Alhamdulillah”, lanjut Alias Wello.

“Pembangunan jalan itu dahulu saya tunaikan dengan kantong pribadi yang tak perlu saya sebutkan nilainya, beberapa kilometer yang dibangun kemarin itu Bapak Ibu sudah tau lah, ini bukan riya, tapi saya marah ketika saya difitnah hanya mencari dukungan”, tegasnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Desa Bakong, Parto mewakili beberapa masyarakat bersaksi bahwa dia bersama beberapa masyarakat desa Bakong sendiri yang membantu pembangunan jalan yang dibangun Alias Wello dahulu.

“Kami yang kerja kemarin itu bang. Pak Alias Wello tidak pernah ingkar janji terkait jalan itu, hanya saja setelah Beliau tidak menjabat jalan itu tidak pernah dilakukan peningkatan kualitas”, ungkapnya pada Gebraknusantara.id.

Alias Wello menghimbau kepada seluruh masyarakat tidak menelan informasi secara utuh, dalam menerima informasi, masyarakat harus mencari lebih jauh terkait keakuratan informasi tersebut agar tidak mudah termakan informasi yang menyesatkan.(EAS)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *