Lingga – Kondisi Sentra Industri Kelapa di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga yang masih mati suri menjadi salah satu perhatian dalam rencana proyek strategis Awe-BISA, dalam program Optimalisasi Sentra Industri Kelapa di Singkep Selatan, Awe-BISA bisa berkomitmen akan menghidupkan kembali program ekonomi tersebut.
Alias Wello menyayangkan potensi ekonomi dengan adanya sentra industri kecil menengah (IKM) kelapa yang telah tersedia tidak dapat dimaksimalkan oleh Pemkab Lingga saat ini. Padahal pembangunan IKM kelapa tersebut merupakan potensi pembangunan disektor ekonomi yang sangat menjanjikan.

Pada kegiatan deklarasi dukungan Salmizi, Sabtu (12/10), Alias Wello sempat menyinggung kinerja pemerintah daerah saat ini tidak dapat meneruskan jerih payahnya dalam membangun IKM Kelapa di Desa Resang yang menggunakan dana pusat dari Kementerian Perindustrian RI yang tidak sedikit.
“Satu lagi yang paling terang, pabrik Sentra Kelapa di Resang itu, yang saya ambil dari Kementerian Perindustrian, sekarang tak jalan. Itu proyek itu bukan 100-200 juta bukan 1 atau 2 miliar, itu harganya puluhan miliar, membangun itu pun tak dapat jawab, nah ini yang paling luar biasa. Kemudian coba tengok lagi sekarang itu saya yang bangun dengan susah payah, sekarang kawasan tersebut tak ditinjau menjadi tempat jin betendang”, Kesalnya.

“Tapi nanti jika kami diamanahkan memimpin Kabupaten Lingga ini, itu Optimalisasi Sentra Industri Kelapa di Kecamatan Singkep Selatan masuk dalam proyek strategis yang kami buat” Ungkapnya Komit.
Kepada Media Alias Wello mengungkapkan bahwa dahulu Ia mengharapkan dengan adanya sentra IKM kelapa di Desa Resang, mampu menumbuhkembangkan potensi ekonomi di daerah, serta menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra ekonomi baru di bagian selatan Kabupaten Lingga.
Untuk diketahui, saat itu sentra IKM kelapa sudah memiliki berbagai fasilitas pendukung, yakni bangunan pengelolaan sabut kelapa, bangunan pembuatan minyak goreng, nata de coco, briket arang dan kopra, serta sofa. Bahkan sempat melakukan produksi dimasa kepemimpinan Alias Wello.
Adapun produk-produk yang telah dihasilkan oleh sentra IKM kelapa waktu itu adalah aneka hasil olahan sabut kelapa seperti Coco Fiber, Coco Peat / Sabut Kelapa, Sofa dan aneka kerajinan yang berasal dari sabut kelapa, seperti keset / alas kaki dan sapu.
Alias Wello mengatakan, sentra IKM kelapa yang dibangun di Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan saat itu, merupakan wujud kepedulian dan komitmen terhadap nasib petani kelapa. Selain membangun sentra IKM kelapa, kala itu juga ia mengambil kebijakan untuk memberi bantuan bibit kelapa kepada petani di sekitar lokasi sentra IKM kelapa untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.
Alias Wello mengungkapkan tujuan pembangunan sentra kelapa. Karena kelapa menurutnya selain merupakan komoditas andalan Lingga, pasarnya juga sudah tersedia. Mulai dari daging, air, tempurung, hingga sabut kelapa, semua diolah untuk memberi nilai tambah bagi petani. Jadi, tak ada yang terbuang.
Pria yang akrab disapa Awe ini, berjanji akan terus memantau perkembangan pembangunan sentra IKM kelapa di Desa Resang jika terpilih, sebagai bentuk komitmen dan keseriusannya pada pembanguna disektor ekonomi yang dapat memberi manfaat untuk masyarakat.(EAS)